Minggu, 21 November 2010

Langkah-langkah Untuk Instalasi Linux Ubuntu



    Ubuntu adalah salah satu distribusi Linux yang berbasiskan pada Debian dan memiliki interface desktop. Proyek Ubuntu disponsori oleh Canonical Ltd (perusahaan milik Mark Shuttleworth).
Berikut adalah langkah – langkah installasi linux ubuntu dengan menggunakan VMware :

  • Buka WMware kemudian masukan iso linux ubuntu 10.4
  • Kemudian jalankan mesinnya
  • Setelah itu maka akan tampil layar wal penginstallan linux seperti pada gambar di bawah ini :


   
  • Pada tampilan istallasi kita pilih Bahasa yang akan digunakan, contohnya English untuk akun berbahasa inggris.
          Kemudian Install Ubuntu  LTS Kemudian akan muncul tampilan zona waktu seperti pada gambar                     dibawah ini :





  •  Pada Region kita pilih Negara dimana kita berada untuk wilayah Ondonesia kita pilih Asia, kemudian pada Time Zone kita pilih waktu dimana kita berada seperti Indonesia (Jakarta) atau Indonesia (Pontianak) dan Indonesia (Jaya Pura)
  • Kemudian Forward
          Setelah itu akan muncul keyboard layout seperti pada gambar dibawah ini : 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  • Pada Suggested option kita pilih USA untuk pengaturan layout standar.
  • kemudian forward
           
    
  •     Setelah selesai kita akan masuk pada bagian mempartisi hardisk seperti pada gambar diatas .
  •    Kita pilih Specify Partitions Manually
  •   Setelah itu Forward


  •  Klik pada new partition table


  •       Maka akan muncul free space hardisk yang akan di partisi, kemudian Add, maka akan muncul tampilan seperti pada gambar dibawah ini :

 
    
Ø  Pilih Type new partition yaitu primary,

Ø  Kemudian Size untuk partisi pertama masukan sebagaimana kita perlukan, contoh 5000 MB, Isi location dengan Beginning.

Ø  Pada Use As Kita pilih Ext4 Journaling File System

Ø  Mount Point kita pilih yaitu ( / )

Ø  Kemudian OK

Ø  Setelah itu kita akan mengatur partisi untuk swap area

Ø  Pada sisa hardissk yang ada kita Add, kemudian akan tampil gambar seperti dibawah ini :



 
Ø  Pilih Type for the new partition yaitu Logical

Ø  Untuk Size kita biarkan saja sisa dari pengaturan partisi Ext4,

Ø  Pilih location sesuai dengan kebutuhan,

Ø  Pada Use As kita pilih swap area maka tidak akan dibutuhkan Mount Point

Ø  Kemudian OK

Ø  Berikut tampilan setelah Harddisk selesai dipartisi :



Ø  Kemudian Forward

Ø  Setelah itu akan muncul dialog pengisian identitas.


 Ø  Pada kotak What’s Is Your Name, masukan nama kita. Contoh Agus
 Ø  Kemudian Masukan password dan jangan lupa mengulanginya lagi Setelah itu Forward


 


Ø  Maka setelah itu akan muncul kotak dialog Ready to install seperti gambar diatas,

Ø  Pilih Install

Ø  Maka akan muncul proses penginstallan seperti pada gambar dibawah ini :



Ø  Tunggu beberapa saat hingga Instalasi mencapai 100%
          sampai Muncul tampilan seperti pada gambar dibawah ini :


         
         

Ø  Setelah selesai maka akan ada permintaan untuk merestart mesin agar linux dapat dijalankan.

Ø  Plih Restart Now

Ø  Setelah muncul Login Klik pada username kita kemudian masukan password.

Ø  Maka Linux telah dapat digunakan seperti pada gambar dibawah ini :

      
  
         
 
Ø  Setelah selesai, maka untuk mengecek host kita buka Terminal pada Applications – Accessories – Terminal

Ø  Lihat apakah kita sudah menjadi admin seperti pada gambar dibawah ini :

 


" Selesai & Linux dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan. "



Demikianlah Cara untuk menginstalasi linux ubuntu . saya mohon maaf apabila ada kesalahan kata, dikarenakan saya masih dalam proses tahap belajar . Terimakasih .. 

Sabtu, 13 November 2010

File System linux

1. Pengertian

merupakan suatu struktur untuk mengorganisasikan informasi atau data. Atau penyimpanan data keperalatan seperti harddisk, cd/dvd rom, dll.

2. Jenis-Jenis File System di Linux
  • Ext2
adalah file sistem yang ampuh di linux. EXT2 juga merupakan salah satu file sistem yang paling ampuh dan menjadi dasar dari segala distribusi linux. Pada EXT2 file sistem, file data disimpan sebagai data blok. Direktori dalam EXT2 file sistem adalah file khusus yang mengandung pointer ke inode masing-masing isi direktori tersebut. Mendukung penggunaan direktori, symbolic link dan penamaan file sampai 255 karakter. Superblok dalam EXT2Superblok mengandung informasi tentang ukuran dasar dan bentuk file sistem. Informasi di dalamnya memungkinkan file sistem manager untuk menggunakan dan merawat file sistem. Informasi yang dikandung adalah:

1. Magic Numbermeyakinkan software bahwa ini adalah superblok dari EXT2 file sistem.
2. Revision Levelmenunjukkan revisi mayor dan minor dari file sistem.
3. Blocks per Sizebesar blok dalam file sistem, contohnya 1024 bytes.
4. Blocks per Groupbenyaknya blok per group.
5. Block Group Numbernomor blok group yang mengadung copy dari superblok.

  •  Ext3
adalah peningkatan dari EXT2 file sistem. Peningkatan ini memiliki beberapa keuntungan, diantaranya:

1. Setelah kegagalan sumber daya, “unclean shutdown”, atau kerusakan sistem, EXT2 file sistem harus melalui proses pengecekan dengan program e2fsck. Proses ini dapat membuang waktu sehingga proses booting menjadi sangat lama, khususnya untuk disk besar yang mengandung banyak sekali data. Dalam proses ini, semua data tidak dapat diakses.
2. Mudah dilakukan migrasiKita dapat berpindah dari EXT2 ke sistem EXT3 tanpa melakukan format ulang.
3. Integritas dataEXT3 menjamin adanya integritas data setelah terjadi kerusakan atau “unclean shutdown”. EXT3 memungkinkan kita memilih jenis dan tipe proteksi dari data.
4. Kecepatan Dari pada menulis data lebih dari sekali, EXT3 mempunyai throughput yang lebih besar daripada EXT2 karena EXT3 memaksimalkan pergerakan head hard disk. Kita bisa memilih tiga jurnal mode untuk memaksimalkan kecepatan, tetapi integritas data tidak terjamin.
5. Untuk kecepatan daripada menulis data lebih dari sekali, EXT3 mempunyai throughput yang lebih besar daripada EXT2 karena EXT3 memaksimalkan pergerakan head hard disk. Kita bisa memilih tiga jurnal mode untuk memaksimalkan kecepatan, tetapi integritas data tidak terjamin


  •  Ext4
         (4rd Extended) atau Ext4 dirilis secara komplit dan stabil berawal dari kernel 2.6.28 jadi apabila distro anda yang secara default memiliki versi kernel tersebuat atau di atas nya otomatis system anda sudah support ext4 (dengan catatan sudah di include kedalam kernelnya) selain itu versi e2fsprogs harus mengunakan versi 1.41.5 atau lebih.
       Keuntungan yang bisa didapat dengan mengupgrade filesystem ke ext4 dibanding ext3 adalah mempunyai pengalamatan 48-bit block yang artinya dia akan mempunyai 1EB = 1,048,576 TB ukuran maksimum filesystem dengan 16 TB untuk maksimum file size nya,Fast fsck,Journal checksumming,Defragmentation support.
      Filesystem Ext4 didesain untuk memberikan performance yang lebih baik dan peningkatan kemampuan. Filesystem Ext4 juga meningkatkan daya tampung maksimal filesystem ke 1 exabyte dan mengurangi wktu yang diperlukan untuk melakukan pengecekan hardisk (fsck yang mana pada Filesystem Ext3, setiap 20-30 kali mount).
       Filesystem ext4 juga meningkatkan umur hidup media flash seperti SSD. Karena filesystem ext4 tidak melakukan penulisan data layaknya Filesystem ext3 yang menulis beberapa kali (journaling).